Perban Di Kepala Masih Melekat, Ketua DPRD Luwu Timur Tetap Pimpin Rapat: “Saya Tidak Ingin Mengecewakan Rakyat”

Luwu Timur, Dailylutim.com — Dengan Langkah Perlahan Dan Kepala Yang Masih Diperban, Ketua DPRD Luwu Timur, Obert Datte, Memasuki Ruang Rapat Paripurna Pada Kamis (27/11/2025). Suasana Hening Seketika Berubah Menjadi Penuh Kehangatan Ketika Para Anggota Dewan Dan Tamu Undangan Melihat Kondisi Sang Ketua DPRD Yang Baru Saja Pulih Dari Kecelakaan.

Beberapa Hari Sebelumnya, Obert Mengalami Kecelakaan Tunggal Di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Towuti, Saat Berkendara Dari Desa Lioka Menuju Desa Wowondula, Rabu Malam (19/11/2025). Ia Sempat Dirawat Selama Tiga Hari Di Rumah Sakit Primaya Sorowako. Meski Masih Dalam Masa Pemulihan, Tekadnya Untuk Hadir Memimpin Rapat Paripurna Tak Tergoyahkan.

“Sebenarnya Kepala Saya Ini Masih Diperban. Tapi Karena Ini Rapat Paripurna, Saya Harus Hadir. Karena Ini Menyangkut Kepentingan Rakyat Dan Daerah,” Ucapnya Dengan Nada Tulus Yang Membuat Suasana Ruang Sidang Terasa Berbeda.

Kejujuran Dan Keteguhan Hati Obert Sontak Membuat Beberapa Anggota Dewan Tampak Terharu. Tidak Sedikit Yang Memberikan Anggukan Hormat Dan Senyuman Simpati.

“Alhamdulillah Hari Ini Saya Sudah Sehat Dan Bisa Beraktivitas Kembali. Saya Pimpin Rapat Paripurna Didampingi Wakil Ketua I, Jihadin Peruge, Dan Wakil Ketua II, Harisah Suharjo,” Tambahnya Pelan.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, Yang Turut Hadir Bersama Jajarannya, Menyempatkan Diri Menyalami Obert Sebelum Rapat Dimulai. Gestur Itu Seolah Menegaskan Rasa Kebersamaan Dan Dukungan Moral Dari Pemerintah Daerah.

Kehadiran Obert Di Ruang Paripurna Bukan Sekadar Menjalankan Tugas, Tetapi Juga Menunjukkan Sisi Humanis Seorang Pemimpin,  Bahwa Tanggung Jawab Bagi Masyarakat Berdiri Di Atas Rasa Lelah Dan Rasa Sakitnya Sendiri. Banyak Yang Menilai Kehadirannya Sebagai Contoh Keteladanan Yang Jarang Ditemukan.

Meski Kecelakaan Itu Sempat Mengejutkan Masyarakat Luwu Timur, Pemandangan Ketua DPRD Berdiri Tegak Memimpin Rapat Dengan Perban Di Kepala Menjadi Simbol Keteguhan Dan Dedikasi. Sebuah Pengingat Bahwa Pemimpin Pun Manusia—bisa Terluka, Bisa Jatuh—namun Bangkit Kembali Demi Mereka Yang Dipimpinnya.

27 November 2025 - (3 hari yang lalu) - 6 view