Wakil Ketua II DPRD Lutim Tekankan Pentingnya Pendidikan Politik Bagi Masyarakat

Malili, Dailylutim.com — Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Hj. Harisa Suharjo, Menegaskan Pentingnya Pendidikan Politik Sebagai Fondasi Terciptanya Demokrasi Yang Sehat Dan Partisipatif Di Daerah. Hal Itu Ia Sampaikan Saat Menjadi Salah Satu Pembicara Dalam Kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik Kepada Masyarakat Tahun 2025 Yang Digelar Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Luwu Timur.

Mengusung Tema “Demokrasi Dan Partisipasi Masyarakat Dalam Membangun Masa Depan Luwu Timur Yang Lebih Maju Dan Sejahtera,” kegiatan Ini Diikuti Sejumlah Organisasi Kemasyarakatan, ASN, Pelajar, Serta Berbagai Unsur Masyarakat Yang Menunjukkan Antusiasme Tinggi Terhadap Isu Pendidikan Politik.

Harisa Mengapresiasi Semangat Para Peserta Yang Menurutnya Menjadi Bukti Meningkatnya Kesadaran Masyarakat Tentang Pentingnya Memahami Proses Demokrasi.

“Saya Lihat Semangat Bapak Dan Ibu, Anak-anakku Semua, Luar Biasa. Ini Harus Diberi Dukungan Agar Kegiatan Seperti Ini Terus Berlangsung,” ujarnya.

Dalam Penyampaiannya, Harisa Memilih Tidak Terpaku Pada Teori, Melainkan Memberikan Pandangan Praktis Terkait Peran Masyarakat Dalam Demokrasi. Ia Menjelaskan Bahwa Demokrasi Tidak Hanya Sebatas Pesta Pemilu, Tetapi Menyangkut Keterlibatan Aktif Warga Dalam Pembangunan Dan Pengawasan Kebijakan Publik.

“Saya Tidak Ingin Bicara Teori. Saya Ingin Kita Memahami Bagaimana Bentuk Partisipasi Kita Dalam Berdemokrasi, Mulai Dari Memberikan Suara, Menyampaikan Aspirasi, Mengikuti Forum Musyawarah, Hingga Bergabung Dalam Organisasi,”tegasnya.

Harisa Juga Memaparkan Tiga Bentuk Partisipasi Masyarakat Dalam Demokrasi, Yaitu Partisipasi Politik, Partisipasi Sosial, Dan Partisipasi Dalam Pengawasan Pemerintahan. Ketiga Aspek Tersebut, Kata Dia, Harus Berjalan Berdampingan Agar Pembangunan Daerah Tetap Berada Pada Jalur Yang Mengutamakan Kepentingan Publik.

Selain Itu, Ia Mengingatkan Pentingnya Bijak Dalam Memanfaatkan Ruang Digital Sebagai Sarana Komunikasi Politik. Menurutnya, Kemudahan Akses Informasi Tidak Boleh Membuat Masyarakat Lengah Terhadap Hoaks Yang Dapat Memecah Belah.

“Digital Ini 24 Jam Ada Di Genggaman Kita. Tapi Jangan Terpancing Hoaks, Jangan Gampang Terprovokasi. Banyak Keputusan Emosional Muncul Karena Informasi Yang Tidak Benar,” pesannya.

Kepada Para Peserta, Khususnya Generasi Muda, Harisa Menegaskan Bahwa Politik Bukan Sesuatu Yang Harus Dijauhi. Justru, Keterlibatan Generasi Z Menjadi Penentu Arah Masa Depan Daerah.

“Jangan Apatis. Politik Bukan Tabu. Justru Dengan Politik Kita Bisa Berbuat Lebih Banyak Untuk Daerah. Dalam Politik, Bukan Hanya Memilih, Tetapi Suatu Saat Bisa Dipilih,” ungkapnya.

Mengakhiri Pemaparannya, Harisa Menegaskan Bahwa Kualitas Demokrasi Sangat Ditentukan Oleh Seberapa Besar Keterlibatan Masyarakat.

“Demokrasi Tidak Dapat Berjalan Jika Tidak Ada Partisipasi. Keterlibatan Masyarakat Adalah Kunci Dalam Menentukan Arah Kebijakan Dan Masa Depan Daerah,” Tutupnya.

Kegiatan Yang Digelar Kesbangpol Ini Diharapkan Dapat Memperkuat Kesadaran Politik Masyarakat Serta Melahirkan Warga Yang Kritis, Aktif, Dan Berdaya Dalam Proses Pembangunan Daerah. 

01 Desember 2025 - (1 bulan yang lalu) - 446 view